Senin, 05 Juli 2010

Medical Record and Health Information Technicians

Medical records and health information technicians assemble patients' health information including medical history, symptoms, examination results, diagnostic tests, treatment methods, and all other healthcare provider services. Technicians organize and manage health information data by ensuring its quality, accuracy, accessibility, and security. They regularly communicate with physicians and other healthcare professionals to clarify diagnoses or to obtain additional information.

The increasing use of electronic health records (EHR) will continue to broaden and alter the job responsibilities of health information technicians. For example, with the use of EHRs, technicians must be familiar with EHR computer software, maintaining EHR security, and analyzing electronic data to improve healthcare information. Health information technicians use EHR software to maintain data on patient safety, patterns of disease, and disease treatment and outcome. Technicians also may assist with improving EHR software usability and may contribute to the development and maintenance of health information networks.

Medical records and health information technicians' duties vary with the size of the facility where they work. Technicians can specialize in many aspects of health information.

Some medical records and health information technicians specialize in codifying patients' medical information for reimbursement purposes. Technicians who specialize in coding are called medical coders or coding specialists. Medical coders assign a code to each diagnosis and procedure by using classification systems software. The classification system determines the amount for which healthcare providers will be reimbursed if the patient is covered by Medicare, Medicaid, or other insurance programs using the system. Coders may use several coding systems, such as those required for ambulatory settings, physician offices, or long-term care.

Medical records and health information technicians also may specialize in cancer registry. Cancer (or tumor) registrars maintain facility, regional, and national databases of cancer patients. Registrars review patient records and pathology reports, and assign codes for the diagnosis and treatment of different cancers and selected benign tumors. Registrars conduct annual followups to track treatment, survival, and recovery. This information is used to calculate survivor rates and success rates of various types of treatment, to locate geographic areas with high incidences of certain cancers, and to identify potential participants for clinical drug trials.

Work environment. Medical records and health information technicians work in pleasant and comfortable offices. This is one of the few health-related occupations in which there is no direct hands-on patient care.

Medical records and health information technicians usually work a typical 40-hour week. Some overtime may be required. In health facilities that are open 24 hours a day, 7 days a week, technicians may work day, evening, and night shifts. About 14 percent of technicians worked part-time in 2008.


bibir pecah-pecah


BIBIR pecah-pecah, kedengarannya merupakan masalah sederhana. Tapi, jika sudah pernah merasakannya, Anda pastinya sudah tahu kalau masalah ini bisa menyebabkan iritasi dan menimbulkan rasa sakit, terutama saat makan.


Bibir pecah-pecah ini juga bisa mengalami peradangan dan menimbulkan luka goresan. Jika tidak ditangani dengan benar malah bisa memicu retakan dan perdarahan pada bibir. Hal ini tentunya akan sangat mengganggu aktivitas Anda. Tetapi, masalah ini bisa dicegah dan jika sudah mengalaminya, Anda juga bisa melakukan berbagai cara untuk menghentikannya. Berikut beberapa tip yang bisa menjadi panduan Anda dalam mencegah dan mengatasi masalah bibir pecah-pecah.


Pencegahan Bibir Pecah pecah

Saat bibir mulai mengering, biasanya hal pertama yang mungkin Anda lakukan adalah berusaha melembabkannya dengan cara menjilatnya. Hal ini akan meredakan masalah bibir kering untuk sementara waktu. tapi, begitu ludah mengering, bibir Anda bahkan akan lebih kering dari sebelumnya. Penyebabnya, menjilat bibir akan menghilangkan minyak pelindung alami bibir Anda. Selain itu, zat kimia di ludah yang berfungsi mencerna makanan malah akan berusaha "mencerna" bibir. Karena itu, salah satu cara mencegah bibir kering jadi pecah-pecah adalah dengan berusaha tidak menjilatnya.


Ada baiknya menjaga kelembaban tubuh sepanjang hari dengan memperbanyak minum air. Selain itu, saat berada di luar ruangan, jangan lupa melindungi kulit bibir Anda dengan lip balm yang mengandung sunscreen bagi bibir sensitif Anda. Jika Anda perokok, maka berhentilah. Merokok akan mengeringkan minyak bibir dan meninggalkan bibir dalam keadaan kering sehingga mudah pecah-pecah.


Penanganan

Jika segala upaya pencegahan gagal dan bibir Anda tetap pecah-pecah dan berdarah, segeralah melakukan pengobatan. Cara pertama, pilihlah lip balm yang didisain khusus untuk bibir pecah-pecah. Hal ini berfungsi mencegah penambahan bjbir pecah-pecah. Dan untuk mengangkat sel-sel kulit kering dari bibir, oleskan vaseline dalam jumlah kecil ke sikat gigi (yang masih baru dan hanya sekali pakai) kemudian gosokkan secara perlahan ke area yang mengering di bibir. Hal ini akan mengangkat semua sel-sel kulit mati dan kulit kering dari bibir Anda. Akan tetapi, hindari hal ini jika bibir dalam keadaan berdarah. Jika bibir meradang, oleskan krim hydrocortisone untuk mengurangi peradangan.


Selain itu, pastikan menjaga kelembaban tubuh dengan memperbanyak minum air dan menghindari minuman yang berkafein setiap harinya. Dan jika ruangan Anda terasa kering dan panas, hidupkan pelembab ruangan untuk menjaga kelembaban udara. Udara kering juga bisa memperburuk kondisi bibir Anda.


Anda bisa juga mengatasi bibir pecah-pecah dengan mengoleskan sedikit mentega ke bibir. Cara ini bisa menjaga kelembutan bibir dan membantu menyembuhkan retakan.


Ambillah beberapa kelopak bunga mawar, selanjutnya rendam dalam susu segar selama beberapa jam. Hasil rendaman selanjutnya dioleskan ke bibir. Cara ini tidak hanya akan mengatasi kekeringan tetapi juga mencegah hilangnya warna pink di bibir.


Oleskan susu krim pada bibir. Ini bisa membantu mengangkat kulit kering yang mati dan melembutkan bibir.


Atau gosokkan potongan mentimun ke bibir. Cara ini bisa membantu mengatasi bibir kering dan pecah-pecah.


Anda juga bisa menggunakan gel lidah buaya untuk menghentikan bibir pecah-pecah.


Pastikan juga kalau tubuh Anda tidak kekurangan vitamin B, besi atau asam lemak esensial lainnya. kekurangn zat ini bisa memicu bibir pecah-pecah. Jadi, ada baiknya menggunakan multivitamin setelah berkonsultasi dengan dokter.

Kesehatan Reproduksi Remaja

Dampak Pubertas dan Menstruasi pada Kesehatan Gigi

Peningkatan produksi hormon seks pada saat pubertas umumnya akan menyisakan keadaan yang konstan bagi kehidupan reproduksi seorang perempuan. Masa pubertas pada perempuan ditandai dengan dimulainya siklus menstruasi. Peningkatan hormon seks memicu pelebaran pembuluh darah kecil pada gusi. Pelebaran darah tersebut dapat dilihat dengan adanya gusi yang memerah, perdarahan pada radang gusi, dan bengkak.

Mikroba pada fase di atas berubaha dari flora mikroba yang “menyehatkan” menjadi mikroba yang bersifat destruktif atau bersifat pathogen. Perubahan ini mengakibatkan peningkatan kadar hormon dalam darah dimana bakteri patogen dapat menggunakannya untuk terus tumbuh dan bertambah banyak (berproliferasi). Keberadaan plak dan karang pada gigi juga akan semakin memperburuk kondisi di atas.

Hal ini semakin menguatkan akan pentingnya penanaman kebiasaan kesehatan gigi di usia dini, serta melakukan pemeriksaan dan pembersihan gigi secara rutin. Kecenderungan kasus peradangan dan gigi yang bengkak dihubungkan pada masa pubertas dan akan semakin menurun ketika sudah usia lanjut.

Namun demikian, perempuan mengalami peradangan menjelang datangnya masa menstruasi. Munculnya gusi merah, bengkak, perih pada gusi.dan luka pada mulut menjadi tanda yang biasa. Tanda-tanda peradangan akan menghilang seiring dengan datangnya periode menstruasi. Oleh karena itu, higienitas mulut yang tidak adekuat dapat meningkatkan keparahan gangguan mulut yang menyebabkan rasa tak nyaman.

sumber:google.com

Nutrisi Sehat Untuk Insomnia dan Katarak

MUDA ataukah tua, nyatanya tubuh manusia rentan terhadap berbagai penyakit. Karenanya, tubuh perlu perawatan tepat agar tidak cepat diserang penyakit. Daripada bertanya-tanya manfaat usai mengonsumsi suplemen, sudah saatnya Anda cerdas memilih makanan sehat.

Makanan alami bisa membantu Anda memelihara kesehatan dan menyembuhkan tubuh dengan cara yang benar-benar aman. Carefair melansir beberapa penyakit mengkhawatirkan yang bisa Anda sembuhkan dengan makanan sehat.

Penyakit katarak

Tahukah Anda bahwa ketika Anda mengonsumsi vitamin E dalam asupan makanan—bukan dalam bentuk suplemen—ini bisa membantu Anda jauh dari penyakit katarak. Resep di bawah ini bisa memenuhi kebutuhan harian Anda karena kaya kandungan vitamin E, serat, vitamin B, khususnya B2, dan juga niasin (B3). Solusinya adalah sereal kacang.

Anda cukup mencampurkan beberapa bahan berikut ke dalam mangkuk besar, yaitu ½ cangkir kacang almond mentah, 4 cangkir gandum sereal, dan ¼ cangkir minyak biji bunga matahari. Setelah tercampur merata, Anda bisa membaginya menjadi enam bagian ke dalam kantong plastik kecil, dan setiap kali butuh camilan, Anda tinggal menyantapnya.

Penyakit insomnia

Bila tidak bisa tidur, Anda perlu sesuatu yang bisa menenangkan pikiran. Mangga, pisang, dan ricotta cheese rendah lemak merupakan jawabannya. Dalam resep berikut terkandung tryptophan dan karbohidrat.

Tryptophan adalah jenis asam amino yang mendorong produksi serotonin pada otak. Serotonin dikenal berfungsi menciptakan perasaan tenang, mengantuk, dan rileks. Menambahkan karbohidrat dalam makanan membantu memindahkan asam amino lebih cepat ke otak agar hasil yang Anda inginkan lebih cepat.

Caranya, ambil satu mangga matang, kupas, kemudian potong dadu, tambahkan 2 sendok makan gula pasir, 2 sendok makan ricotta cheese, dan ½ sendok teh mint. Blender campuran tersebut sampai halus. Berikutnya, sebagai pemanis, tambahkan bagian atas minuman dengan potongan pisang, mangga, dan daun mint. Kini minuman sehat siap Anda konsumsi.

Label: imsomnia, katarak, mata

Seputar Keputihan

HAMPIR semua perempuan pernah mengalami keputihan. Bagi sebagian perempuan, keputihan sering dianggap sebagai hal yang normal. Padahal pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar, karena ada keputihan yang dapat menjadi petunjuk adanya penyakit yang harus diobati. Lantas, bagaimana kita bisa membedakannya?


Dokter umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) Otto Rajasa mengatakan, secara umum keputihan atau pek tay disebabkan oleh sepuluh penyebab. Akan tetapi keputihan yang tidak normal dan harus mendapat pengobatan serius dapat disebabkan oleh empat penyebab.


Pertama, adalah keputihan disebabkan oleh vaginitis non spesifik. Ciri-ciri cairan keputihannya antara lain berwarna abu-abu dengan garis darah, encer, sangat banyak dan sangat bau. Penyebabnya, bisa dikarenakan tumor baik jinak maupun ganas.


”Obat untuk penyakit ini rata-rata dengan obat minum antibiotik,” kata pria yang akrab disapa dr Otto itu.


Dikatakan, penyebab kedua adalah keputihan yang disebabkan oleh jamur Candida Albicans. Ciri-cirinya cairan putih encer, banyak, bau apek, kadang buang air kecil panas dan gatal-gatal di sekitar daerah Miss V. Ketiga, keputihan disebabkan oleh parasit trichomonas vaginalis. Ciri-cirinya kuning kehijauan, berbusa sangat banyak, gatal dan berbau busuk. “Apabila ini penyebabnya maka obatnya berupa anti parasit metronidazole minum 7-10 hari,” ucapnya.


Penyebab keputihan keempat, disebabkan oleh kuman Gonorea/Raja Singa, suatu penyakit menular seksual yang ditularkan lewat hubungan kelamin. “Ciri-cirinya, cairan kuning kental, sangat banyak, panas, gatal, dan sakit saat buang air kecil. Obatnya dengan antibiotik dosis tinggi bisa injeksi ataupun minum,” sebutnya.


Ditambahkan, penyembuhan keputihan yang tidak normal ini tidak langsung instan dengan sekali minum obat, tapi memerlukan beberapa hari pengobatan. Disamping itu, penderitanya juga harus melakukan tes apus vagina, yaitu cairan vagina diusapkan pada kaca obyek untuk dilihat dibawah mikroskop agar dokter mengetahui secara pasti penyebab dan obatnya.


Lebih lanjut dikatakan, untuk mencegah terjadinya keputihan yang berbau dan tidak normal ini, salah satu caranya adalah dengan tes Pap Smear. Bagi wanita mulai usia 18-65 tahun disarankan tes Pap Smear setiap 1-3 tahun sekali.


Otto mengatakan, keputihan sebaiknya diobati sejak dini, begitu timbul gejala. Karena keputihan kalau sudah kronis dan berlangsung lama akan lebih susah diobati. Selain itu kalau keputihan yang dibiarkan bisa merembet ke rongga rahim kemudian kesaluran indung telur dan sampai ke indung telur dan akhirnya ke dalam rongga panggul.


“Keputihan harus diwaspadai, karena keputihan adalah gejala awal dari kanker mulut rahim. Jadi, jangan sampai terlambat untuk tahu apa yang menjadi penyebab keputihan. Yang pasti jangan pernah anggap remeh keputihan,” tegasnya.